Waktu Singkat, SMPN 3 Karawang Timur Sukses di Kejuaraan Tadjimalela

Newsnet.id – Tidak mau ketinggalan dengan prestasi sekolah lain, SMPN 3 Karawang Timur, Jawa Barat juga merintis    siswa berprestasi dengan meraih kejuaraan seni bela diri Tadjimalela tingkat Nasional ditahun 2022 pemulihan pasca Covid 19.

Kepala Sekolah SMPN 3 Karawang Timur, H. Abdul Karim, S.Pd, M.Pd mengakui proses untuk menggerakkan potensi siswa di Bidang Olahraga baru merintis, mengingat kata dia, pasca Covid 19 proses belajar tatap muka benar benar tidak dapat memaksimalkan proses belajar dan mengajar.

” Begitu juga pengembangan siswa dibidang Olahraga tidak berjalan maksimal, ” ujar dia. Rabu 27 September 2022 diruang kerjanya.

Namun demikian, dengan kondisi pasca Covid 19 tidak menyurutkan untuk mengembleng siswa agar tetap berprestasi. Ditambah dukungan dan arahan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, untuk mengembangkan dibidang ekstrakulikuler yang mengangkat kebudayaan lokal menambah semangat.

” Walaupun dengan waktu yang cukup singkat dimasa pemilihan pasca Covid 19,    dapat mengikutsertakan siswa di beberapa kejuaraan bidang Seni dan Olahraga, ” kata kepala sekolah yang berperawakan kalem menawan tersebut.

Lebih lanjut H. Abdul Karim sampaikan kejuaraan Pencak Silat Tadjimalela tingkat Nasional memperebutkan medali Dispora Jabar sekolah meraih medali Perak 1 dan Perunggu 3, meskipun belum meraih medali emas tidak menyurutkan semangat sekolah terus melatih siswa meraih prestasi yang lebih baik.

“Alhamdulilah dengan waktu dua pekan, dapat membawa medali, walaupun baru medali Perunggu dan Perak, kami yakin kedepan bisa meraih medali Emas, ” harapnya.

H. Abdul Karim menjelaskan,  nama – nama siswa yang meraih medali Perunggu di kejuaraan Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat tingkat Nasional yaitu: Alfina, Kelas 9 C, Kurniawan 9 C, dan Saepudi Kelas 9 C, sedangkan peraih medali Perak, Mei Andini Kelas 9 B.

Sementara itu Aditya Yudikusyana pembina ekstrakulikuler Pencak Silat menambahkan, siswa yang menjadi peserta untuk tanding dikejuaraan Tadjimalela dimantapkan dengan pelatihan pelatihan pemantapan seperti sparing.

“Kami gembleng siswa peserta Pencak Silat, dengan waktu yang cukup mendesak, alhamdulilah meskipun meraih medali Perunggu dan Perak ini kebanggan tersendiri bagi kami, ” katanya. ( SR/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *